Nualphan Lamsam: Sosok Sosialita di Balik Kekalahan Indonesia vs Thailand

Final Piala AFF, Indonesia mengalami kekalahan telak di leg pertama final Piala AFF melawan Thailand dengan skor 4:0. Bermain di National Stadium, Singapura, Rabu (29/12/2021), Tim Nasional Garuda Indonesia tidak mampu meredam garangnya permainan Tim Gajah Perang Thailand.

Dua Gol dari Chanathip Songkrasin, dan satu gol dari Supachok Sarachat serta Bordin Phala membuat Tim Indonesia tidak berdaya. Kemenangan Timnas Thailand membuat mereka berada pada posisi yang aman dan nyaman dalam perebutan Trofi Piala AFF, minimal Tim Indonesia harus bisa menjebol gawang Tim Thailand 5 gol tanpa balas kalau ingin menjadi jawara di Piala AFF, namun hal tersebut akan sangat sekali mengingat kekuatan Thailand saat ini dalam kondisi yang sangat bagus.

Nualphan Lamsam si Sosialita Tajir

Timnas Thailand bukan tanpa sebab bisa begitu digdaya. Salah satunya karena keberadaan Nualphan Lamsam, sosialita tajir yang menjadi manajer tim.Nualphan akrab disapa Madam Pang. Ia baru ditunjuk menjadi manajer Timnas Thailand kelompok putra pada Agustus lalu.
Wanita yang akrab disapa Madame Pang itu, menurut pelatih Alexandre Polking, begitu sentral perannya.
“Dia manajer. Dia sosok yang sangat kuat. Dia punya hubungan yang sangat bagus dengan pemain,” kata Polking di konferensi pers.
“Dia punya relasi yang membangun dengan klub. Dia juga berani ambil bagian. Hubungan seperti itulah, antara klub Thailand dan klub luar negeri, yang membuat tim Thailand seperti sekarang,” kata Polking soal Nualphan Lamsam.

Madame Pang bukanlah sosok baru di dunia sepakbola Thailand. Sebelumnya, ia pernah menjadi manajer timnas putri Thailand, dan kini masih berstatus Presiden klub Thai Port FC. Di luar lapangan hijau, Madame Pang juga seorang pebisnis dan politikus. Ia merupakan CEO perusahaan asuransi Muang Thai Insurance, dan menjadi anggota partai Demokrat, bahkan pernah menjabat Sekjen pada 2006-2016.

Dengan kekuatan finansialnya, wanita kelahiran 21 Maret 1966 itu juga begitu royal kepada Timnas Thailand. Sebagai contoh, guyuran bonus sudah ia kucurkan kepada Chanathip Songkrasin dkk. Saat maju ke final, skuad Thailand diberi bonus barang-barang mewah, dari Iphone 13, jam Rolex, hingga tas mewah merek Hermes dan Christian Dior.

Belum habis uangnya, Madame Pang juga menjanjikan bonus berlimpah lagi. Bonus sebesar 26 juta baht atau sekitar Rp 11 miliar disiapkannya kepada tim jika bisa merengkuh titel. Di balik tangguhnya Timnas Thailand, rupanya ada sosok yang bisa menyokong moril dan finansialnya. Dialah Nualphan Lamsam.

Exit mobile version