Rumah Dinas Wali Kota Malang Dilempari Kertas "Satukan Arema"

Oleh: Mr. Adma Malang Now | Sabtu, 08 Mei 2021 - 15:21:00 WIB | dibaca: 168 pembaca

    Rumah Dinas Wali Kota Malang Dilempari Kertas "Satukan Arema"

    Kondisi area luar rumah dinas wali Kota Malang © Suryamalang

    Aremanoid.com - Rumah dinas wali Kota Malang di Jalan Ijen telah dilempari kertas oleh beberapa orang pada hari Senin (5/4/2021) sore.

    Dalam video viral terlihat satpol PP Kota Malang mengambili kertas kertas yang dilempar oleh beberapa orang tersebut. Adapula flare warna merah yang masih menyala di luar rumah dinas wali Kota Malang.

    Priyadi sebagai Kepala Satpol PP Kota Malang mengatakan bahwa pelemparan itu dilakukan antara enam sampai delapan orang yang mengendarai sepeda motor.

    "Mereka berhenti di pojok Jalan Ijen, kemudian melempar kertas yang dibentuk pesawat terbang," ujar Priyadi, Selasa (6/4/2021).

    Priyadi menerangkan bahwa salah satu orang dari beberapa orang tersebut menyalakan satu flare warna merah diluar pagar rumah dinas wali Kota Malang.

    "Jadi, penyalaan sekali flare itu hanya di luar pagar. Tidak ada aksi pelemparan flare," tuturnya.

    Menurut Priyadi, dua sampati tiga orang mencoba masuk dengan memanjat pagar rumah dinas wali Kota Malang. Sejumlah melemparkan kertas yang berjumlah total 24 kertas berbentuk pesawat terbang yang bertuliskan 'Satukan Arema'.

    "Satpol PP di pos keamanan langsung keluar, dan menghalau mereka. Setelah kami halau, mereka lari, dan membubarkan diri," tambahnya.

    Setelah kejadian tersebut, Priyadi menambah jumlah personel untuk berjaga di area sekitar rumah dinas wali Kota Malang.

    "Saya kirim satu regu pasukan untuk mengamankan rumah dinas. Regu tersebut juga mengawasi sekaligus mengamankan rumah dinas ketua DPRD Kota Malang. Kami juga membagi personel untuk berjaga di rumah dinas wakil wali Kota Malang," tandasnya.

     

    Mr. Adma
    Penulis: Mr. Adma

    0 Komentar

    Tulis Komentar

    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

    Komentar Facebook