Wisata Batu Saat Libur Lebaran Tetap Buka

Oleh: Mr. Max Malang Now | Senin, 10 Mei 2021 - 11:20:17 WIB | dibaca: 596 pembaca

    Wisata Batu Saat Libur Lebaran Tetap Buka

    Wisata Kota Batu Tetap Dibuka Dengan Protokol Kesehatan Yang Ketat. Senin (9/5/2021).

    Aremanoid.com – Ketua PHRI Kota Batu Sujud Hariadi mengatakan tempat wisata di Kota Batu dipastikan tetap buka selama libur lebaran tahun ini. Namun syaratnya wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk pencegahan Covid-19 dengan ketat.

    Selama libur lebaran Taman Rekreasi Selecta tetap dibuka untuk warga Malang Raya, Pasuruan dan Probolinggo . Berbagai tempat wisata di Kota Batu pun dipastikan tetap beroperasi. Namun demikian kunjungan wisatawan diperkirakan tak tinggi seperti dua tahun lalu.

    “Tempat-tempat wisata maupun hotel di Kota Batu selama libur lebaran dipastikan tetap buka. Karena selama ini, setiap bulan Ramadan sebelum terjadi pandemi pelaku usaha wisata selalu mengalami kerugian,” jelas Sujud kepada New Malang Pos, Minggu (9/5/2021) kemarin.

    Berbeda dengan dua tahun sebelumnya, libur lebaran tahun ini tidak seperti tahun lalu yang banjir wisatawan dikarenakan larangan mudik yang diberlakukan 6-17 Mei 2021.

    Ia menghitung tempat wisata yang dikelolanya, yakni Taman Rekreasi Selecta kunjungan wisatawan selama dua minggu awal Ramadan atau sebelum penyekatan hanya 3-5 persen. Dengan rata-rata kunjungan sebelum Ramadan mencapai 300-500 wisatawan.

    “Karena penyekatan tidak seluruhnya. Kota Batu masuk rayon II yang masih memperbolehkan kendaraan dari Malang Raya, Pasuruan dan Probolinggo untuk bergerak (wisata) ke Malang kemungkinan masih ada kunjungan wisatawan. Adapun kami perkirakan hanya sekitar 15-20 persen,” terangnya.

    Perkiraan kunjungan yang hanya 15-20 persen tersebut diungkap Sujud karena sebelum pandemi banyak wisatawan berlibur ke Kota Batu. Terutama dari Surabaya Raya yang mencapai 80 persen. Karena adanya aglomerasi, dipastikan wisatawan dari Surabaya Raya yang bisanya ke Kota Batu akan berbondong-bondong ke Pacet dan Tretes.

    “Dengan begitu kami berharap wisatawan dari Malang Raya, Pasuruan dan Probolinggo bisa mengisi waktu liburan di Kota Batu. Karena bagi masyarakat yang ingin berwisata tak harus menunjukkan surat negatif Covid-19. Berbeda dengan mudik,” terangnya.

    Marketing Manager & PR Jatim Park Grup Titik S Ariyanto mengatakan selama lebaran semua wahana milik JTP Group tetap buka bagi wisatawan. Mulai dari JTP 1-3, Museum Angkut  dan Baloga akan terbuka untuk wisatawan di wilayah aglomerasi.

    “Selama libur lebaran kami akan tetap buka. Untuk wisatawan yang ingin berkunjung ke JTP group wajib menerapkan protokol kesehatan ketat seperti menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak,” ujarnya.

    Selain itu wisatawan di wilayah aglomerasi tidak perlu menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19. Meski begitu pelaku wisata termasuk JTP Group telah menyiapkan segala fasilitas seperti ruang isolasi ketika terjadi hal yang tak diinginkan ketika ada wisatawan yang sakit.

    “Peraturan protokol kesehatan itu harus diterapkan pengunjung. Begitu juga karyawan tempat wisata. Ini untuk memastikan wisatawan bisa berwisata dengan aman dan nyaman di JTP Group,” ujarnya.

    Wakil Wali Kota Batu Ir Punjul Santoso MM menyampaikan sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung warga Kota Batu boleh tetap buka selama libur Ramadan, meski ada larangan mudik. Karena larangan hanya diberlakukan bagi pemudik. Serta Kota Batu saat ini masuk dalam zona kuning atau risiko rendah penularan Covid-19.

    “Untuk wisata masih boleh buka. Tapi sesuai aturan, kunjungan hanya diperbolehkan bagi wisatawan di wilayah aglomerasi yang meliputi Malang Raya, Pasuruan dan Probolinggo. Selain itu tempat wisata harus menyediakan posko pengecekan prokes bagi wisatawan yang berkunjung dan hanya dibatasi 50 persen pengunjung dari kapasitas total,” pungkasnya.(eri/van)

    Mr. Max
    Penulis: Mr. Max

    0 Komentar

    Tulis Komentar

    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

    Komentar Facebook