Pertama Kali di Jatim, Pemkot Malang Punya Aplikasi Redivet

Oleh: Mr. Adma Malang Now | Senin, 21 Juni 2021 - 10:34:15 WIB | dibaca: 210 pembaca

    Pertama Kali di Jatim, Pemkot Malang Punya Aplikasi Redivet

    Penyerahan aplikasi Redivet dari Diskominfo kepada Dispangtan Kota Malang © Istimewa

    Aremanoid.com -  Pemkot Malang kini memiliki apikasi Redivet. Apa itu Redivet? Aplikasi Redivet merupakan singkatan dari Rekam Medis Veteriner. Aplikasi ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang.

    Muhammad Nur Widianto selaku Kepala Diskominfo Kota Malang mengatakan bahwa aplikasi Rediver ini mampu mempermudah untuk mendata pasien dan mencatat rekam medis pasien di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).

    “Karena selama ini rekam medis pasien masih menggunakan dokumen fisik,” kata Widianto.

    Aplikasi Redivet ini merupakan aplikasi yang pertama kali di Jawa Timur. Fungsi lain dari aplikasi Redivet ini yakni untuk melihat tren persebaran penyakit yang menyerang hewan yang pada umumnya dipelihara oleh masyarakat Kota Malang.

    Plt. Kepala Dispangtan Kota Malang, Sri Winarni, mengatakan bahwa tujuan awal dari aplikasi Redivet ini untuk mengetahui data penyakit hewan dari beberapa tempat praktik dokter-dokter hewan yang ada di Kota Malang. Untik penggunaan aplikasi Redivet saat ini masih terbatas hanya di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan)

    “Harapannya aplikasi Redivet ke depannya dapat dikembangkan untuk digunakan oleh umum. Sehingga masyarakat dapat ikut andil menggunakan aplikasi Redivet ini, terutama pengaduan masyarakat terkait penyakit yang diderita hewan peliharaan dan atau hewan ternak,” ujar Winarni.

    Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, mengatakan bahwa perangkat daerah di Kota Malang untuk tidak membangun aplikasi sendiri sendiri. Aplikasi yang akan dibangun harus disampaikan kepada Diskominfo Kota Malang terlebih dahulu.

    “Saya sudah perintahkan perangkat daerah, tidak boleh membangun aplikasi sendiri-sendiri melalui jasa vendor. Serahkan kepada Diskominfo Kota Malang,” tutur Sutiaji.

    Ia juga menambahkan agar memberikan proses bisnis beserta datanya agar dikembangkan. Langkah ini merupakan bagian dari integrasi (aplikasi) dan untuk efisiensi anggaran.

    "Maka saya apresiasi dengan telah terbangunnya aplikasi Redivet ini,” tambahnya.

    Mr. Adma
    Penulis: Mr. Adma

    0 Komentar

    Tulis Komentar

    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

    Komentar Facebook