Langgar Prokes, Cafe Di Dau di Grebek !

Oleh: Mr. Max Malang Now | Kamis, 15 Juli 2021 - 07:03:49 WIB | dibaca: 203 pembaca

    Langgar Prokes, Cafe Di Dau di Grebek !

    Penyegelan Cafe

    Aremanoid.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Malang masih berlangsung. Angka Covid-19 pun terus meningkat, namun warga masih banyak yang abai protokol kesehatan. Selasa (13/7) malam, sebanyak 42 orang di Desa Mulyoagung Kecamatan Dau diamankan.

    Mereka terjaring Operasi Yustisi petugas gabungan Satpol PP, Polres Malang, Kodim 0818 wilayah Malang-Batu, BPBD serta Muspika Kecamatan Dau. Operasi ini untuk menegakkan kedisiplinan masyarakat terhadap Prokes. Sebanyak 42 orang pelanggar yang diamankan tersebut, adalah pengelola dan pengunjung kafe di dau.

    Setelah didata semuanya, mereka langsung menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di tempat. Pelanggar diganjar denda administratif. Untuk pengunjung didenda sebesar Rp 10 ribu. Sedangkan dua pemilik kafe masing-masing disanksi denda adiministratif sebesar Rp 50 ribu.

    “Operasi ini untuk mendisiplinkan masyarakat supaya patuh protokol kesehatan. Setidaknya memakai masker ketika keluar rumah, karena saat ini kasus Covid-19 terus meningkat,” ujar Sekretaris Satpol PP Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang.

    Uang hasil denda para pelanggar Prokes tersebut, menurut Mando sapaan akrabnya dibawa Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang. Uang denda yang terkumpul itu kemudian disetorkan ke rekening kas daerah.

    Lebih lanjut, Mando menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi Yustisi mengacu instruksi Presiden RI nomor 6 tahun 2020, Peraturan Gubernur Jawa Timur nomor 53 tahun 2020, serta Peraturan Bupati Malang nomor 20 dan 57 tahun 2020. Dan pelanggar yang terjaring rata-rata selain berkerumun, tidak memakai masker, serta berjualan di atas jam yang sudah ditetapkan.

    “Selain kami beri sanksi, mereka juga kami berikan edukasi. Harapannya mereka tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama. Sehingga pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir,” paparnya.(tyo/agp)

    Mr. Max
    Penulis: Mr. Max

    0 Komentar

    Tulis Komentar

    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

    Komentar Facebook