4 Hari Tak Terlihat, Warga Malang Ditemukan Tak Bernyawa di Ruang Tamu

Oleh: Mr. Adma Malang Now | Rabu, 28 Juli 2021 - 00:07:37 WIB | dibaca: 190 pembaca

    4 Hari Tak Terlihat, Warga Malang Ditemukan Tak Bernyawa di Ruang Tamu

    Petugas saat mengevakuasi jenazah korban warga Jalan Selorejo Gang Masjid Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. © radarmalang

    Aremanoid.com - Warga Jalan Selorejo Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang digegerkan penemuan jenazah Selasa (27/7) pagi. Benidictus Menot Pidekso, 62, pria yang tinggal di rumah nomor 30A ditemukan tak bernyawa. 

    Menurut pengakuan warga sekita, korban diketahui sudah empat hari tidak keluar dari rumahnya. Berawal dari kecurigaan tetangga korban, M. Syehri yang melihat lampu rumah korban yang sudah tidak menyala sejak hari kamis malam.

    Ketua RT, Mustakim mengatakan bahwa korban orangnya tertutup dengan kesehariannya sebagai pekerja serabutan

    "Pidekso orangnya tertutup, kesehariannya ya kerja serabutan". ucap Mustakim.

    Sementara itu Alex yang merupakan kerabat korban menerangkan bahwa terakhir kali almarhum kontak di grup WhatsApp keluarga. “Ya biasa,hanya mengabari seperti biasa,” terangnya. Alex menambahkan bahwa Pidekso memang hidup sendiri karena tidak menikah.

    Bhabinkamtibmas Bripka Achmad Nuryani mendapatkan informasi dari Ketua RT setempat ketika dirinya sedang berada di rumah bapak RW untuk menjemput pasien positif Covid-19 yang sembuh.

    “Almarhum ini sudah menderita penyakit diabetes sejak lama, dugaan awal kematianya ya karena sakit,” kata Achmad.

    Korban ditemukan dengan kondisi badan yang kaku dan melepuh karena telah terjadi pembengkakan. Posisinya tertidur di kursi panjang ruang tamu dengan posisi kaki satu menekuk ke bawah lantai,serta tangan terkulai ke bawah.

    Mr. Adma
    Penulis: Mr. Adma

    0 Komentar

    Tulis Komentar

    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

    Komentar Facebook