Mensos Apresiasi Polres Malang Ungkap Korupsi Dana Bantuan PKH

Oleh: Mr. Max Malang Now | Minggu, 08 Agustus 2021 - 17:01:43 WIB | dibaca: 164 pembaca

    Mensos Apresiasi Polres Malang Ungkap Korupsi Dana Bantuan PKH

    Menteri Sosial Tri Rismaharini. (ist/NMP)

    Aremanoid.com – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengapresiasi tinggi atas langkah Polres Malang mengungkap korupsi dana bantuan sosial (bansos). Hari ini, Polres Malang mengumumkan kasus korupsi dana 37 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) oleh seorang pendamping di Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang.

    Risma menyebut, akan terus memburu pelaku-pelaku korupsi dana bansos bekerjasama dengan pihak kepolisian.

    “Saya mengapresiasi langkah Polres Malang yang telah mengungkap kasus ini. Kemensos akan terus bekerjasama dengan penegak hukum untuk menindak pelanggaran dan penyalahgunaan dana bantuan seperti ini, ” kata Mensos melalui keterangan pers yang diterima New Malang Pos, Minggu (8/8).

    Baginya, langkah tegas ini  juga merupakan pesan kepada semua pihak untuk tidak main-main. “Jangan main-main dengan tugas dan amanat yang sudah diberikan. Bantuan itu diberikan untuk masyarakat miskin yang beban hidupnya berat, apalagi di masa pandemi. Jangan lagi dikurangi dengan cara melanggar hukum,” katanya.

    Risma menyatakan tidak ada alasan bagi pendamping mengurangi hak penerima bantuan.  “Pendamping kan sudah mendapatkan honor. Jadi tidak ada alasan apapun memotong bantuan untuk orang tidak mampu,” kata Mensos.

    Google Ads

    Pihaknya terus mendorong aparat penegak hukum lainnya untuk tidak ragu bertindak.

    “Aparat penegak hukum jangan ragu-ragu menjalankan tugasnya. Kalau memang ada bukti yang kuat, jangan segan untuk bertindak supaya ada efek jera, ” tambah mantan Wali Kota Surabaya ini.

    Sebelumnya, pengungkapan kasus juga sudah dilakukan Kejaksaan Negeri Tangerang (Kejari)  terhadap pendamping PKH. Kejari Tangerang telah menetapkan dua orang pendamping PKH menjadi tersangka.

    Dalam jumpa pers Polres Malang, Satreskrim menetapkan seorang perempuan pendamping PKH bernisial PT (28) sebagai tersangka kasus korupsi dana bansos. Warga Perum Joyogrand, Lowokwaru, Kota Malang ini, melakukan tindak pidana dengan modus tidak memberikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) pada 37 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di Kabupaten Malang.(tyo/jon/nmp)

    Mr. Max
    Penulis: Mr. Max

    0 Komentar

    Tulis Komentar

    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

    Komentar Facebook