Viral, Beredar di Medsos Disuntik Vaksin Kosong

Oleh: Mr. Max Gaya Hidup | Senin, 09 Agustus 2021 - 14:20:49 WIB | dibaca: 148 pembaca

    Viral, Beredar di Medsos Disuntik Vaksin Kosong

    Ilustrasi vaksinasi COVID-19 (Agung Pambudhy/detikcom)

    Aremanoid.com – Beredar di media sosial sebuah video memperlihatkan seorang pria disuntik vaksin  kosong.

    Video tersebut beredar di lini masa. Dalam rekaman video terlihat pria mengenakan masker hitam dan berbaju putih sedang duduk, di dekatnya ada seorang tenaga kesehatan ber-APD.

    Awalnya petugas kesehatan itu mengusap alkohol swab pada lengan kiri pria tersebut. Petugas kemudian menyuntikkan vaksin ke pria tersebut, namun suntikan itu tidak terdapat vaksin di dalamnya.

    Google Ads

    Disebutkan kejadian itu terjadi di sentra vaksinasi di Sekolah IPK Pluit, Jakarta Utara pada Jumat (6/8) siang. Petugas itu sudah diprotes hingga akhirnya warga tersebut kembali disuntik vaksin.

    “Tgl. 6/8/21. Jam 12.30 suntikan vaksinasi, ternyata suntik kosong. Setelah Protes dan cuma kata maaf, akhirnya di suntik kembali. Agar dpt diperhatikan. Sebarkan agar suster tersebut diproses,” demikian cuitan akun Twitter @Irwan2yah.

    Kapolres Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Setiawan membenarkan peristiwa tersebut. Kini, anggotanya telah bergerak di lapangan untuk menyelidiki kasus tersebut.

    “Iya anggota kami masih bergerak di lapangan,” kata Guruh seperti dilansir detikcom saat dihubungi, Senin (9/8/2021).

    Guruh menyebut, pihak kepolisian sudah mengecek TKP sejak Minggu (8/8) malam. Dia juga menyebut, kini telah ada beberapa orang yang turut diperiksa oleh kepolisian.

    “Sudah ada beberapa yang kita ambil keterangannya yang diperiksa,” kata Guruh.

    Kini, video yang viral tersebut telah mendapat atensi dari publik sebanyak 1.759 tayangan hingga 160 retweet. Kemudian, sebanyak 172 orang telah menyukai postingan video tersebut.

    Mr. Max
    Penulis: Mr. Max

    0 Komentar

    Tulis Komentar

    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

    Komentar Facebook