Liga 1 Diundur 27 Agustus

Oleh: Mr. Max Sepak Bola | Selasa, 10 Agustus 2021 - 09:07:41 WIB | dibaca: 170 pembaca

    Liga 1 Diundur 27 Agustus

    Liga 1 Diundur

    Aremanoid.com – Liga 1 musim 2021 dipastikan mundur sepekan. Sepak mulanya (kick-off) bukan lagi digelar Jumat (20/8) namun dijadwalkan Jumat (27/8) mendatang. Arema FC tetap bijak menyikapi pengunduran Liga 1.  

    “Setelah berdiskusi dengan BNPB, akhirnya disepakati Liga 1 baru bisa dimulai setelah melihat adanya penurunan yang signifikan dan berakhirnya pemberlakuan PPKM. Akhirnya diperkirakan dan disepakati bahwa liga akan dimulai tanggal 27 (Agustus),” kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali saat konferensi pers virtual, Senin (9/8) kemarin siang.

     Padahal sebelumnya PSSI sudah memberikan rilis resmi kompetisi digelar 20 Agustus. PT LIB pun sepakat. 18 klub Liga 1 juga sudah oke. Terpenting secepatnya daripada harus terus menunggu kondisi yang tidak pasti. Begitu menurut PSSI dalam rilisnya beberapa waku lalu.

     Namun PSSI juga yang sepakat ketika kompetisi diundur sesuai alasan yang diajukan BNPB dan disepakati Menpora Zainudin Amali. “Sudah dikomunikasikan dengan pihak PSSI dan mereka tidak keberatan dengan apa yang kita putuskan itu. Sehingga secara teknis mereka segera mempersiapkan,” imbuh Zainudin.

    Google Ads

    Sebelum memberikan rilis terbaru kemarin, Zainudin sebetulnya juga sudah memberikan sikap sebagai pihak pemerintah pada Jumat (7/8) lalu. Ketika itu, Menpora Zainudin Amali baru selesai rapat koordinasi dengan PSSI, PT LIB, BNPB dan Polri. Zainudin mendukung langkah agar kompetisi dimulai, namun protokol kesehatannya lebih diperketat.

    Sebelum memberikan rilis terbaru kemarin, Zainudin sebetulnya juga sudah memberikan sikap sebagai pihak pemerintah pada Jumat (7/8) lalu. Ketika itu, Menpora Zainudin Amali baru selesai rapat koordinasi dengan PSSI, PT LIB, BNPB dan Polri. Zainudin mendukung langkah agar kompetisi dimulai, namun protokol kesehatannya lebih diperketat.

    “Waktu itu memang sudah menjadi kesepakatan dari peserta rakor bahwa kompetisi akan segera digulirkan setelah mendengar pemaparan dari PSSI dan PT LIB. Tidak ada yang keberatan dengan usulan penyelenggaraan tersebut. Namun memang saat itu hanya tinggal menentukan tanggalnya saja,” lanjut dia.

    Dengan mundurnya lagi pelaksanaan Liga 1, itu berarti sudah empat kali ada penundaan hanya untuk musim 2021 saja.  Pertama yang dirilis adalah 3 Juli. Setelah itu diundur sekitar satu minggu menjadi 10 Juli, meski mendapat penyeusaian lagi bahwa pertandingan pertamanya di tanggal 9 Juli.

    Mayoritas klub kemudian sepakat menggelarnya di 20 Agustus. Masukan klub didengar oleh PT LIB dan diterima. PSSI juga menerimanya. Akhirnya keluarlah rilis resmi dari PSSI bahwa kompetisi diputar di tanggal tersebut.  

    “Tapi yang penting sekarang ini kan kepastian untuk masyarakat, untuk klub dan untuk pemain ada kepastian tanggalnya. Makanya saya umumkan secara resmi atas persetujuan pihak-pihak terkait bahwa akan dimulai tanggal 27 Agustus,” tutur Zainudin.

    Selain penetapan tanggal, dia juga memastikan akan ada pengkategorian level daerah yang aman untuk menggelar pertandingan. Tidak seperti rilis di hari Jumat (7/8) ketika level 2 jadi standar untuk menggelar pertandingan, kali ini Zainudin hanya menyebutkan bahwa tingkat persebarannya rendah.

    “Untuk soal tempat, PSSI dan PT LIB akan segera menetapkan tempat penyelenggaraan pembukaan di tempat yang sudah ditetapkan dengan level yang rendah. Level yang rendah ini maksudnya adalah tingkat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

    Teknis lain belum ada yang berubah. Baik soal format seri dan sistem semi bubble-to-bubble. Begitu pula protokol kesehatannya yang meniru mirip seperti Piala Menpora 2021. Revisinya hanya ada pada di persyaratan wajib vaksin oleh seluruh pemain dan ofisial tim.

    “Soal teknisnya, ini akan sangat ketat dan sangat disiplin melebihi dari sebelum-sebelumnya. Kita kan sudah ada pengalaman prokes saat Piala Menpora yang lalu. Intinya teknisnya lebih ketat. Dan juga sudah ada kesediaan dari klub untuk menerima sanksi apabila melanggar,” jelas Zainudin.

    Meski demikian, Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita belum menerima informasi terbaru pengunduran jadwal kompetisi. Saat dikonfirmasi kemarin sore, Lukita sama sekali belum mendengarnya. “Saya belum dengar soal itu,” jawab dia singkat.

    Menanggapi pengunduran jadwal kompetisi, Arema FC masih seperti biasa, menyikapi secara bijak. Informasi tersebut tidak memengaruhi persiapan internal tim. Bahkan mereka secara lahir dan batin memang sudah siap mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di tengah pandemi.

    “Kami masih tetap semangat, kami siap main. Arema FC terus menyiapkan diri. Baik skill, mental, kesolidan dan siap bekerja keras. Semoga kepastian ini (tanggal 27 Agustus) menjadi nyata, sebab kini klub benar-benar telah siap lahir batin dengan berbagai risiko pengetatan,” kata Media Officer Arema FC Sudarmaji. (abr/van)

    Mr. Max
    Penulis: Mr. Max

    0 Komentar

    Tulis Komentar

    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

    Komentar Facebook