Diguyur Hujan Dua Hari, Badan Jalan di Sidorenggo Ambles

Oleh: Mr. Max Malang Now | Kamis, 12 Agustus 2021 - 19:22:18 WIB | dibaca: 113 pembaca

    Diguyur Hujan Dua Hari, Badan Jalan di Sidorenggo Ambles

    Badan jalan di salah satu jembatan penghubung Malang-Lumajang di Desa Sidorenggo Ampelgading ambles setelah dua hari diguyur hujan. (ist/NMP)

    Aremanoid.com – Ruas jalan di sebuah jembatan jalur penghubung Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang di Desa Sidorenggo Ampelgading ambles sebagian sejak Rabu (11/8).

    Amblesnya badan jalan jembatan tersebut diduga karena guyuran hujan lebat yang mengguyur selama dua hari berturut turut.

    Badan jalan yang ambles tersebut berada di antara Dusun Krajan dan Dusun Sidomarto Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Tepatnya RT 3 Dusun Krajan, menurut informasi yang dihimpun amblesnya jalan berkisar pukul 13.30 hingga 15.00.

    Konstruksi jalan aspal tersebut mengalami ambles dengan jarak antara sungai di bawah jembatan sekitar 3,5 meter. Dengan panjang aspal yang ambles sekitar 3 banding 1 meter, disertai sebagian pondasi bawah jembatan yang juga amblas. Akibatnya kendaraan yang melintas harus bergantian dan ekstra waspada.

    Google Ads

    Sekretaris Desa Sidorenggo Kecamatan Ampelgading, Miskari menjelaskan, Desa Sidorenggo memang diguyur hujan lebat dalam tiga hari terakhir. Sebelum diketahui jalan ambles, desa diguyur hujan intens dalam dua hari.

    “Curah hujannya cukup tinggi, dua hari hujan lebat, sekitar tiga meter amblesnya, tapi dibagian bawah jembatan berkurang sekitar separuh badan jalan,” katanya.

    Miskari menerangkan, jembatan tersebut merupakan salah satu penghubung Kabupaten Malang dan Lumajang melalui Desa Sidorenggo.  “Biasa digunakan melintas muatan batuan dan pasir antar kota, kemungkinan rusak juga karena konstruksinya termakan usia, kejadiannya sekitar pukul 13.30-15.00 siang,” tambah Miskari.

    Masyarakat Desa Sidorenggo saat ini menerapkan sistem buka tutup jalan lantaran hanya bisa dilewati separuh jalan.

    “Sudah ada komunikasi ke pihak bina marga. Jalan tersebut merupakan jalan provinsi, kemarin baru disurvey. Kalau dari masyarakat  mengharapkan segera dibenahi agar tidak membahayakan pengguna jalan,” papar Miskari.

    Sementara, Staf Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Indra Ermawan mengatakan belum ada laporan terkait kejadian tersebut.  “Sepertinya dari mako belum mendapat laporan terkait amblesnya jalan provinsi di Sidorenggo, masih memantau perkembangan,” ujar Indra saat dikonfirmasi. (tyo/ley)

    Mr. Max
    Penulis: Mr. Max

    0 Komentar

    Tulis Komentar

    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

    Komentar Facebook