Upacara 17 Agustus Kabupaten Malang Siapkan 6 Pengibar Bendera

Oleh: Mr. Max Malang Now | Sabtu, 14 Agustus 2021 - 22:04:02 WIB | dibaca: 170 pembaca

    Upacara 17 Agustus Kabupaten Malang Siapkan 6 Pengibar Bendera

    Nazaruddin Hasan T Selian.(IRA RAVIKA/NMP)

    Aremanoid.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang menyiapkan enam orang untuk mengibarkan bendera saat upacara tanggal 17 Agustus 2021 mendatang. Enam orang tersebut, tiga adalah pengibar bendera inti dan tiga lainnya pengibar bendera cadangan.

    Saat ini enam pengibar bendera tersebut sedang menjalani pelatihan di kompleks Depo Pendidikan (Dodik) Belanegara Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) V/Brawijaya Malang.

    Kepala Dispora Kabupaten Malang Nazaruddin Hasan T Selian mengatakan, enam pengibar bendera ini merupakan hasil seleksi yang digelar bulan Juli lalu. “Untuk teknis seleksinya saya kurang paham. Karena saya belum masuk di Dispora. Tapi yang jelas ada enam, tiga inti, tiga lainnya cadangan, dan sekarang mereka madih layihan di Dodik Bela Negara Malang,” katanya.

    Baca Juga : Pesisir Malang Dihantam Gelombang Tinggi

    Nazar menjelaskan, bahwa tanggal 17 Agustus 2021 nanti, ada dua upacara. Pertama upacara bendera pukul 08.00. Upacara ini diikuti perwakilan staf seluruh OPD di Pemerintah Kabupaten Malang bersama dengan anggota TNI/Polri dan instansi lainnya. Para pengibar bendera yang sedang latihan tersebut yang akan mengibarkan bendera merah putih.

    “Setelah upacara pukul 08.00 selesai, kemudian kami menunggu upacara peringatan HUT ke 76 RI.

    Google Ads

    Dikatakan Nazar untuk  upacara petingatan HUT ke 76 RI Pemkab Malang mengikuti dari pusat.

    “Pembacaan detik-detik proklamasi kami mengikuti upacara dari pusat secara virtual,” tambahnya.

    Terkait minimnya petugas pengibar bendera, Nazar pun mengaku anggaran belanjanya berpotensi terjadi SIlpa. Namun demikian, dia mengatakan tidak menjadi masalah.  Dia memastikan, anggaran yang tidak terpakai tersebut akan dikembalikan ke kas negara. 

    “Sebelumnya ada anggaran pembentukan  pasukan pengibar bendera, pembelian seragam Paskibraka, dan anggaran pelatihan. Ini dipakai sebagian kecil saja, sisanya nanti dikembalikan ke kas daerah untuk menjadi silpa. Dan di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) nanti kami juga akan mengusulkan program-program baru. Apakah anggaran yang kami kembalikan ke kas daerah dikembalikan lagi ke kita atau tidak kami belum tahu,” tandasnya.(ira/ley)

    Mr. Max
    Penulis: Mr. Max

    0 Komentar

    Tulis Komentar

    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

    Komentar Facebook