Layanan Swab PCR di RSSA Malang Tutup Sementara

Oleh: Mr. Adma Malang Now | Rabu, 18 Agustus 2021 - 10:45:06 WIB | dibaca: 191 pembaca

    Layanan Swab PCR di RSSA Malang Tutup Sementara

    RSSA Malang milik Pemprov Jatim ini tengah menyesuaikan tarif swab PCR (dok JPRM)

    Aremanoid.com - Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) kota Malang untuk sementara menutup tarif swab PCR. Hal ini berkaitan dengan penyesuaian harga tes swab PCR sesuai instruksi dari Presiden Joko Widodo. Juga dengan adanya Surat Edaran (SE) dari Kementerian Kesehatan dengan nomor HK.02.02/I/2845/2021 tentang batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR pada tanggal 16 Agustus 2021. 

    Harga batas tarif pemeriksaanan tes swab PCR di Pulau Jawa dan Bali yakni sebesar Rp. 495 ribu. Untuk area luar Jawa-Bali sebesar Rp. 525 ribu.

    “Kalau kami sendiri sendiko dawuh (siap) saja berdasarkan keputusan pusat,” kata Kasubbag Humas RSSA Malang, Donny Iryan Vebri Prasetyo melalui  pesan singkat WhatsApp.

    Penerapan tarif terbaru itu disesuaikan langsung di RS milik Pemprov Jawa Timur. Maka dari itu, berkaitan dengan terbitnya SE dari Kemenkes, untuk pelayan tes Swab PCR dihentikan untuk sementara.

    “Kami sebelumnya memasang tarif Rp 860 ribu untuk swab PCR mandiri. Kami sekarang tengah menyesuaikan, namun perlu ada penetapan tarif dari direktur,” sambung Donny.

    “Karena itu tadi (penyesuaian), jadi untuk sementara pelayanan untuk mandiri atau kolektif dari eksternal kami stop dulu,” tandasnya.

    Pelayanan tes Swab PCR untuk sementara waktu digunakan untuk internal.

    “Sementara untuk incovit atau tracing nakes, untuk umum yang digunakan guna perjalanan atau administrasi secepatnya akan dimulai,” imbuhnya 

     

    Mr. Adma
    Penulis: Mr. Adma

    0 Komentar

    Tulis Komentar

    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

    Komentar Facebook