Diciduk Polisi! Freestyle Jalanan Bikin Resah

Oleh: Mr. Max Malang Now | Kamis, 26 Agustus 2021 - 09:13:41 WIB | dibaca: 127 pembaca

     Diciduk Polisi! Freestyle Jalanan Bikin Resah

    Paksi Mahendra (tengah) dan Irwansyah (kiri) memenuhi panggilan Satlantas Polresta Makota untuk memberikan klarifikasi dan permohonan maaf melalui video kepada masyarakat Kota Malang.

    aremanoid.com – Jangan freestyle di jalan umum lantaran melanggar aturan berlalu lintas. Apalagi kalau viral pasti bakal diusut. Seperti yang terjadi di Jalan Besar Ijen Kota Malang, pengendara yang viral karena aksi freestyle akhirnya berurusan dengan polisi.

    Kasat Lantas Polresta Makota AKP Yoppi Anggi Khrisna melalui Kasubnit II Turjawali Ipda  Cahyo Nugroho mengatakan ada dua warga yang ditindak karena melakukan aksi yang membahayakan di jalanan. Dua orang itu yakni Paksi Mahendra, 19 tahun,  warga asal Bali dan Irwansyah, 25 tahun, warga Sawojajar Kota Malang.

    Sebelumnya jagat maya dibikin heboh oleh aksi freestyle pengendara motor di Jalan Besar Ijen, Minggu (22/8) sore. Pengendara tersebut akhirnya dicari lalu dipanggil Satuan Lantas Polresta Malang Kota (Makota), Selasa (24/8) lalu. Apalagi aksi  freestyle itu dikecam banyak orang karena dinilai membahayakan pengguna jalan lain.

    Cahyo menyampaikan kedua pengendara ini berperan sebagai joki dan pemilik. Saat beraksi pemilik menyuruh si joki untuk freestyle di jalanan.  Paksi Mahendra diketahui sebagai joki motor milik Irwansyah.

    Google Ads

    “Keduanya mengaku bersalah dan berjanji tidak akan mengulangi kembali. Selanjutnya keduanya kami ajak menjadi mitra menyebarkan bahaya aksi freestyle di jalan raya,” ungkapnya pada New Malang Pos, Rabu (25/8) kemarin.

    Sebebarnya lanjut Cahyo, bisa saja pihaknya melakukan tindakan berupa tilang. “Kami masih beri edukasi terlebih dahulu. Kalau diulang kembali maka akan kami tindak tegas,” sambungnya.

    Keduanya mengaku baru pertama dan bukan anggota komunitas tertentu, sehingga hanya diberikan imbauan dan sanksi berupa pembuatan video klarifikasi kepada masyarakat Kota Malang.

    Aksi membahayakan pengendara lain bukan baru sekali terjadi. Informasi yang dihimpn New Malang Pos. aksi serupa selain di Jalan Besar Ijen juga sering terjadi di Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Raya Sawojajar, Jalan Raya Veteran dan Jalan KH Agus Salim. Aksi-aksi freestyle tersebut, diketahui karena rasa ingin tenar. 

    “Kalau untuk arena balap, bisa disalurkan di daerah Kanjuruhan. Kalau untuk freestyle bisa di area GOR Ken Arok, yang tidak menggangggu pengendara jalan lain. Karena masih PPKM dan ditutup, kita harus patuhi dulu aturan PPKM,” jelasnya.

    Satlantas Polresta Makota diketahui sangat mendukung, masyarakat yang memiliki minat dan bakat di bidang balap atau freestyle. Asalkan dilakukan di tempat yang tepat, dan tidak menggangu ketertiban, kenyamanan, keamanan dan keselamatan pengguna jalan lain. (rex/van)

    Mr. Max
    Penulis: Mr. Max

    0 Komentar

    Tulis Komentar

    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

    Komentar Facebook