Pengaruh Dari Vaksin Moderna Lebih Berat, Begini Menurut Pakar

Oleh: Mr. Adma Malang Now | Sabtu, 28 Agustus 2021 - 09:10:18 WIB | dibaca: 116 pembaca

    Pengaruh Dari Vaksin Moderna Lebih Berat, Begini Menurut Pakar

    Vaksin Moderna

    Aremanoid.com - Vaksin Moderna diketahui sudah mulai disuntikkan kepada tenaga kesehatan sebagi booster. Moderna diklaim memiliki efikasi (tingkat kemanjuran) lebih tinggi daripada Sinovac maupun AstraZeneca, yakni 94,1 persen. Namun, efek yang ditimbulkan akan lebih berat atau lebih terasa dibandingin produk lainnya.

    Sejumlah pihak mengaku efek samping vaksin itu akan menimbulkan nyeri berlebih di lokasi bekas suntikan. Demam yang ditimbulkan oleh efek samping penyuntikkan vaksin Moderna juga lebih lama sembuhnya daripada vaksin yang lain.

    Ketua IDI Malang Raya Djoko Heri, menyarankan kepada masyarakat tidak panik jika mengalami efek samping yang lebih berat akibat suntikan vaksin tersebut. Dia mengatakan, jika mengalami demam atau nyeri yang berlebih bisa mengonsumsi obat-obatan tertentu.

    “Iya betul (efek sampingnya lebih terasa), tapi masyarakat tidak perlu panik. Cukup minum Paracetamol jika mengalami demam dan nyeri,” terangnya.

    Meski demikian, Djoko menghimbau jika keluhan terasa semakin berat dan tidak kunjung sembuh. Maka masyarakat disarankan untuk melapor kepada petugas kesehatan maupun puskesmas terdekat.

    “Tapi harus tetap waspada kalau keluhan atau apa yang dirasakan terasa berat (memberat). Maka harus segera lapor ke tim KIPI atau ke puskesmas terdekat,” imbau Djoko.

    Sementara, untuk KIPI atau efek samping yang dirasakan oleh tenaga kesehatan di Kota Malang. Belum ada laporan yang masuk ke IDI, nakes mengalami efek samping yang berat. “Sama saja seperti masyarakat pada umumnya. Rata-rata mengalami demam, nyeri di tempat suntikan, sakit kepala dan nyeri otot,” tutupnya.

    Mr. Adma
    Penulis: Mr. Adma

    0 Komentar

    Tulis Komentar

    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

    Komentar Facebook