Jemput 15 Pasien Baru Penghuni Isoter Oleh Tim Gabungan Malang

Oleh: Mr. Max Malang Now | Rabu, 01 September 2021 - 06:46:08 WIB | dibaca: 134 pembaca

    Jemput 15 Pasien Baru Penghuni Isoter Oleh Tim Gabungan Malang

    Babinsa Bhabinkamtibmas plus nakes di Kota Malang saat menjemput pasien isoman yang akan pindah ke isoter. (foto : istimewa)

    Aremanoid.com – Tim gabungan Kota Malang terus menjalankan instruksi dari Menko Maritim dan Investasi, Luhut Pandjaitan untuk mengaktifkan isolasi terpusat (isoter).

    Selasa, 31 Agustus 2021, hari ini, sampai pukul 17.00 WIB, tim gabungan Kota Malang telah menjemput 15 pasien isolasi mandiri (isoman).

    Petugas kemudian membawa mereka menuju dua fasilitas isoter. Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona membenarkan.

    Google Ads

    “Kendati PPKM sudah turun ke level 3, kami tidak mau lengah. Karena itu, kami masih menjalankan penanganan covid-19 lewat isoter,” ujar Ferdian.

    Dalam penanganan pasien isoman ke isoter, tim gabungan mengandalkan dua fasilitas utama.

    Pertama, Rumah Sakit Lapangan Jalan Simpang Idjen. Hari ini, tim gabungan mengantar 6 pasien isoman ke isoter.

    Dengan rincian, 3 pasien berasal dari Kecamatan Klojen. Kemudian, 1 pasien berasal dari Kecamatan Kedungkandang.

    Terakhir, dua pasien merupakan warga Kecamatan Blimbing.

    Sementara, ada 9 pasien baru yang masuk hari ini di safe house BPSDM Jalan Kawi Kota Malang.

    Rinciannya, 1 pasien berasal dari Kecamatan Kedungkandang. Sementara, 3 pasien merupakan penduduk Kecamatan Blimbing.

    Setelah itu, 2 orang tinggal di Kecamatan Sukun dan 3 orang dari Kecamatan Lowokwaru.

    Sehingga, genap jumlah pasien baru yang masuk fasilitas isoter pada Selasa (31/8) berjumlah 15 orang.

    Google Ads

    Ferdian kembali menegaskan, tim Babinsa masih menjalankan 3T, tracing, testing dan treatment untuk penanganan covid-19.

    “Kami juga mendorong masyarakat patuh protokol kesehatan. Jadikan prokes ini bukan sebagai kewajiban, tetapi hak,” ringkasnya.

    “Karena, hak asasi kita semua adalah melindungi diri sendiri dari paparan virus dan penyakit,” tutupnya.(carep-04/yds)

    Mr. Max
    Penulis: Mr. Max

    0 Komentar

    Tulis Komentar

    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

    Komentar Facebook